Aset Terbengkalai, JPKP SDU : Pemerintah Harus Serius Dalam Tangani Aset

Laskarmedia.com-Muara Enim: Pantauan awak media ini dilapangan keadaan stadion mini yang berlokasi di Desa Tanjung Agung sangat memprihatinkan dan lapangan tersebut sudah menjadi semak belukar dan gedung dinding tribun penonton yang dipenuhi coretan dan nampak juga plafon sudah banyak yang terlupas .

Aset bernilai miliaran rupiah milik pemerintah kabupaten Muara Enim dibiarkan terbangkalai begitu saja. Aset tersebut adalah berupa bangunan gedung stadion mini diperuntukan bagi warga Semende Raya, gedung yang dibangun sekitar 2010 itu akan dimanfaatkan sebagai stadion mini dan tempat untuk menampung tamu daerah saat berkunjung ke Semende Raya kabupaten Muara Enim.

Sayangnya,sejak selesai dibangun hingga sekarang bangunan bernilai miliaran ini belum pernah dimanfaatkan bahkan kondisinya pun sudah sangat memperhatikan 

Bahkan gedung stadion mini ini diduga kerap dijadikan tempat perbuatan perbuatan yang tidak senonoh oleh remaja remaja yang masih mencari jati diri.

Seperti yang diungkapkan oleh Ormas JPKP Semende Darat Ulu .kerap kali menjumpai anak anak dibangunan tersebut sedang mengensomsi miras (minuman keras) dan tak jarang terlihat sepasang mudah mudi yang diduga akan melakukan perbuatan yang tak senonoh dilokasi tersebut.

“Sangat disayangkan bangunan yang megah ini dibiarkan rusak begitu saja,ini namanya menghambur hamburkan uang negara. Malah sekarang tempat ini sering digunakan sebagai tempat untuk melakukan hal hal yang tidak baik”Ungkapnya.

Masyarakat Semende Raya berharap agar pemerintah dapat memperhatikan bangunan yang bersumber dari uang negara itu agar dapat dirasakan oleh masyarakat.Untuk apa pemerintah sibuk membangun bangunan baru sementara bangunan yang sudah ada aja tidak jelas manfaatnya dan dibiarkan terbengkalai begitu saja.Jangan ciptakan stegma dimasyarakat yang beranggapan pemerintah membangun hanya untuk menghambur hamburkan uang negara dan mengambil fee proyek nya saja.

Masyarakat Kabupaten Muara Enim berharap ini harus menjadi perhatian dari pemerintah, jangan hanya mambangun rumah hantu untuk masyarakat.

Kepala desa Tajung Agung saat dikonfirmasi melalui via whatsapp mengenai stadion mini ini akan bertanya dulu kepada kades lama.

“belum bisa menerangkan apapun dan akan bertanya dulu kepada kepala desa yang lama” Ucapnya (LM-028)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *