Anies Baswedan Janjikan Perubahan Kebijakan Dalam Bidang Pendidikan dan Tenaga Kerja

Laskarmedia.com Jakarta – Dalam kunjungan kampanye ke Provinsi Lampung, Kamis kemarin, Calon Presiden Nomor Urut 1 Anies Baswedan mendatangi beberapa tempat, di antaranya melakukan dialog terbuka dengan civitas akademika Universitas Malahayati Bandar Lampung. Anies Baswedan mendengar semua masukan dari mahasiswa dan memberikan pendapat dan solusinya.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) simpul relawan Anies Baswedan untuk Republik Indonesia 1 (ABRI-1) Lampung Muhammad Taufik BW menyatakan hal itu kepada KBA News, Jumat, 8 Desember 2023.

“Saya bergabung dengan para mahasiswa dan masyarakat mendengarkan dialog tersebut yang berlangsung akrab dan lancar. Mahasiswa boleh menanyakan apapun dan Anies Baswedan menjawabnya dengan lugas.”

Hadir dalam kesempatan dialog itu adalah Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Lampung Chusnunia Halim, Sekretaris TKD Herman HN dan Bendahara Achmad Mufti Salim. Hadir juga Anggota Timnas dari Jakarta antara lain Almuzzammil Yusuf, Refly Harun, Taufik Basari dan Abdulhakim. Mereka semua berbaur bersama ribuan mahasiswa yang memenuhi Auditorium Universitas tersebut.

Acara dengan tema Dialog Kebangsaan bersama Anies Rasid Baswedan itu dikuti oleh para mahasiswa Universitas Malahayati serta para relawan Anies Baswedan Lampung.

“Suasana sangat meriah dan gegap gempita penuh dengan semangat Perubahan untuk Indonesia yang baik, sejahtera, berkeadilan, bermartabat dan mendahulukan kepentingan rakyat,” kata Taufik.

Sangat penting

Dalam sambutan pendahuluan, Ketua TKD Provinsi Lampung Chusnunia Halim menyatakan, penyampaian visi dan misi seorang Calon Presiden adalah penting agar masyarakat terdidik mengetahui dan bisa menilai apa yang akan dilakukan oleh Capres dan Wakilnya jika mereka mendapat mandat dan kepecayaan untuk memimpin Indonesia.

Itulah sebabnya, kata mantan Wakil Gubernur Lampung itu, dalam setiap kunjungan ke daerah Anies Baswedan menjadwalkan bertemu dengan kaum intelektual dan cendikiawan kampus untuk membedah apa yang mereka tawarkan jika terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden.

“Jika pasangan calon lain anggap anggap visi dan misi tidak perlu dibahas, maka kita menyatakan sebaliknya.”

Dalam kesempatan itu, Anies Baswedan menawarkan beberapa pemikiran untuk kemajuan bangsa dan generasi muda ke depan. Jika terpilih, pemerintah akan meningkatkan kecerdasan bangsa ke depan dengan menginvestasikan anggaran dalam dunia pendidikan. Itu dengan maksud supaya terciptanya sumber daya manusia yang lebih berkualitas dan berdaya saing di bidangnya.

Selanjutnya akan memberikan kepastian bagi guru honorer untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dengan demikian para honorer akan mendapatkan kesejahteraan yang layak. Jangan ada lagi guru honorer yang sudah mengabdi belasan dan puluhan tahun tetapi tetap saja menyandang status honorer tanpa mendapat penghargaan yang layak dari negaara.

Saat ini, terlihat adanya kepincangan antara lulusan perguruan tinggi dengan jumlah lapangan kerja yang tersedia. Ke depan pemerintah akan lebih fokus untuk penyediaan lapangan kerja. Hal itu penting guna untuk menekan angka pengangguran secara nasional.

“Ceramah Anies Baswedan dan tanya jawab dengan para mahasiswa itu memberikan pesan bahwa Indonesia akan berubah jika Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) menjadi pemimpin. Karena itu, perlu diusahakan agar Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar terpilih menjadi Presiden. Indonesia harus dipimpin secara serius. Kita tidak membutuhkan Presiden yang hanya bisa joget saja,” demikian Taufik BW. (LM- 025)