Aksi Mabuk Miras Siswa SLTA Di Nagekeo, Cederai Hari Guru Nasional

Peristiwa1857 Dilihat

Laskarmedia.com,MBAY-Tanggal 25 November telah ditetapkan sebagai Hari Guru Nasional (HGN).

Berbagai cara dilakukan sebagai bentuk apresiasi atau perayaan memperingati hari bahagia guru guru tersebut.

Di Nagekeo, dalam kemeriahan peringatan hari guru, ditemukan beberapa siswa dengan aksi Minum Mabuk di tempat umum.

Aksi Minum Mabuk siswa yang kemudian diketahui berasal dari MAN NAGEKEO, ditangkap oleh aparat kepolisian dari satuan Polsek Aesesa.

Ketika sampai di sekolah (MAN Nagekeo), anggota kepolisian yang dipimpin AIPTU I Nyoman Genah Kasat Tahti Polres Nagekeo, meminta pertanggungjawaban Kepala Sekolah terhadap kejadian tersebut. Karena diketahui aksi Minum miras dalam waktu sekolah dan ditempat umum.

“Maaf kami dari Polsek Aesesa, mau tanya siapa Kepala sekolah disini? Kenapa anak sekolah dibiarkan keliaran diwaktu sekolah sampai minum miras ditempat umum”, tanya Nyoman.

Ditanya dengan nada tinggi, Kepala sekolah MAN Nagekeo, Vera Kartina , S.Pd, menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut sambil menangis menyesali aksi siswa MAN Nagekeo tersebut.

“Mohon maaf atas kelalaian kami Pak, tadi kami sedang apel Peringatan Hari Guru Nasional di Kantor Kemenag, kami sesal sekali aksi siswa kami ini Pak”, jawab Vera sembari menangis.

Dikelilingi siswa lain MAN NAGEKEO yang berjumlah 256 orang kelima siswa yang ditangkap melakukan aksi Minum Mabuk tersebut tertunduk malu, sambil menangis.

Dalam suasana haru tersebut, sejumlah siswa kemudian menyanyikan himne guru. Ternyata aksi penangkapan siswa minum Mabuk merupakan kerjasama siswa MAN dan Fauzan Natsir, S.Pd (Guru MAN) dengan satuan Polsek Aesesa, untuk memeriahkan hari guru di MAN NAGEKEO.

Tangis, tawa, gembira dan haru mewarnai aksi prank oleh siswa terhadap Kepala sekolah dan Guru guru MAN NAGEKEO tersebut.

Setelah mencicipi Snack sederhana, semua siswa menyalami dan memberikan ucapan selamat kepada semua guru dan pegawai MAN NAGEKEO serta anggota Polisi dari satuan Polsek Aesesa.

Mengakhiri acara, I Nyoman menyempatkan diri menyampaikan arahan Kamtibmas kepada para siswa agar mematuhi segala aturan, agar terhindar dari kecacatan, baik administrasi,mental maupun fisik. Karena jika hendak bergabung menjadi anggota Polri, hal tersebut harus dihindari. (LM/132).