Admin Wa Biro Muara Enim Tidak Terima kritikkan, Ketua DPC PPWI Muara Enim Dikeluarkan di Group

Daerah320 Dilihat

Laskarmedia.com, Muara Enim -Ketegangan terjadi di group WhatsApp Biro Muara Enim antara admin group dan para anggota group. Insiden ini dipicu oleh tindakan Kiki Marlin (admin group) yang mengeluarkan Hermidi, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) kabupaten Muara Enim, tanpa memberikan alasan yang jelas .27 Mei 2024.

Hermidi, yang dikenal sebagai figur penting dalam komunitas jurnalistik lokal, merasa kecewa dengan tindakan sepihak tersebut. “Saran dan kritik di biro muara enim itu hal yang biasa, terutama jika tujuannya untuk membangun dan untuk kepentingan banyak, ujar Hermidi. Dia menambahkan bahwa kebebasan berpendapat dan mendukung pilihan politik masing-masing adalah hak setiap warga, selama tujuannya untuk membangun Kabupaten muara enim dan membantu mensejahterakan masyarakat.

Ketegangan ini semakin meningkat ketika di ketahui bahwa Kiki Marlin,diduga pendukung Penjabat (PJ) Bupati kabupaten muara enim, dikritik oleh Hermidi , Kritik tersebut dianggap sebagai bagian dari kebebasan berpendapat yang seharusnya diterima dengan terbuka, bukan direspon dengan tindakan represif seperti pengeluaran dari group tanpa permisi.

“Saya sangat kecewa. Seharusnya setiap kritik yang sifatnya membangun harus diterima dengan lapang dada, bukan dengan cara seperti ini,” kata harmidi.

Kejadian ini memicu pro dan kontra di kalangan anggota group WhatsApp tersebut. Beberapa anggota mendukung tindakan Kiki Marlin dengan alasan menjaga ketertiban group, sebagai anggota group mengecamnya sebagai bentuk pengekangan terhadap kebebasan berpendapat.

Pihak Kiki Marlin belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini. Namun, situasi ini mengundang perhatian banyak anggota lain dan diharapkan dapat diselesaikan secara bijak demi kepentingan bersama dalam membangun kabupaten Muara Enim yang lebih baik.

Kisruh ini menjadi contoh penting betapa pentingnya komunikasi yang baik dan penerimaan terhadap kritik untuk kemajuan bersama, terutama dalam lingkungan yang penuh dinamika seperti biro pemerintahan.ucapnya.  (LM-125)