5 Tahun PDAM Tak di Benahi, Pakde Slamet Calon Bupati Banyuasin Janjikan Air Bersih Lancar

Daerah, Politik230 Dilihat

Laskarmedia.com, BANYUASIN-Masyarakat di Lima Kecamatan seperti Banyuasin III, Betung, Sembawa dan Talang Kelapa sangat merasakan kekecewaan sulitnya mendapatkan air bersih didapatkan dari PDAM Tirta Betuah selama lima tahun belakangan ini.

Padahal, janji politik Bupati Banyuasin yang lama air bersih mengalir setiap hari. Yang paling miris, justru kebijakan pemimpin saat itu membangun air dalam kemasan Betuah yang menghabiskan anggaran puluhan miliar, tidak dirasakan sama sekali manfaatnya bagi masyarakat.

Calon Bupati Banyuasin Pakde Slamet berjanji dan berkomitmen akan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, salah satunya air bersih mengalir lancar kerumah-rumah warga, minimal sehari sekali.

Pakde Slamet sosok pemimpin yang sederhana dan merakyat ini memahami dan mengerti kondisi yang dialami masyarakat sekarang ini selalu mengeluhkan air bersih dari PDAM Tirta Betuah yang tak lancar.

“Program Kerja saya yang paling utamakan adalah kebutuhan dasar masyarakat salah satunya air bersih yang mengalir setiap hari, di wilayah yang terjangkau oleh PDAM Tirta Betuah. Selain juga program jaringan Pipanisasi dan Sumur Bor, ini wajib untuk diprioritaskan,”katanya.

Strategi Pakde Slamet Calon Bupati Banyuasin untuk membenahi air bersih ini, meskipun anggaran untuk memperbaiki PDAM Tirta Betuah besar, jika dirinya menjadi Bupati Banyuasin tentu akan menjalin hubungan dengan pemerintah pusat.

“Dengan Presiden Prabowo Subianto yang terpilih dari Partai Gerindra, akan mudah mengucurkan anggaran dari Pemerintah Pusat,”ungkapnya.

Ketua Rumah Rakyat Banyuasin Budi Alamsyah mendukung penuh Program Kerja Pakde Slamet Calon Bupati Banyuasin yang pro rakyat dan peduli Banyuasin dengan memprioritaskan membangun jaringan PDAM Tirta Betuah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. 

Masyarakat sangat bergantung dengan kebutuhan air bersih yang mengalir setiap hari. Apalagi para Pengusaha Kecil dan menengah tanpa air bersih sulit untuk meningkat, begitu juga Ibu Kota Pangkalan Bai tidak akan maju.

“Saya yakin komitmen Pakde Slamet tanpa anggaran menghutang bisa membangun Banyuasin lebih Maju,”pungkasnya (LM-111)